Rabu, 26 September 2012

Wow! Ekonomi Indonesia bisa melampaui Jerman & Inggris pada 2030

Halo Arek SUGAS,

Bukan hanya membahas seputar SolidWorks, tapi kami pikir penting untuk membahas hal lain yang  berkaitan dengan hal umum. Salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tak luput mendapat perhatian dunia. Menurut laporan terbaru McKinsey and Co, Indonesia bisa melampaui Jerman dan Inggris untuk menjadi kekuatan ekonomi dunia terbesar ketujuh yang menghasilkan $1,8 triliun di produk domestik bruto tahunan.

Indonesia yang merupakan negara sekuler memiliki populasi keempat terbesar di dunia dan 16 ekonomi terbesar di dunia. Dalam hal produksi, 55% dari penduduknya menghasilkan hampir 3/4 dari $834 miliar ekonomi negara.

Menurut laporan McKinsey, Indonesia telah menopang pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) lebih dari 5% per tahun. Akan tetapi untuk menyalip ekonomi maju seperti Jerman & Inggris dibutuhkan pertumbuhan 6% per tahun sampai dengan 2030.

Sebagai perekonomian terbesar di Asia tenggara berdasarkan PDB, Indonesia berhasil berkembang dari apa yang diharapkan sebesar 6.4% pada kuartal sebelumnya yang menentang perlambatan ekonomi global. Hal ini dikarenakan basis konsumsi domestik yang kuat serta bertambahnya kelas menengah dan arus modal masuk.

McKinsey menulis :
Indonesia adalah pengecualian, sebagaimana banyak yang beranggapan bahwa eksportir manufaktur khas Asia didorong oleh tenaga kerja yang handal atau komoditas ekspor yang didorong oleh sumber daya alam yang melimpah. Kenyataanya adalah sebagian besar konsumsi domestik lebih berperan besar dalam mendorong pertumbuhan dibanding ekspor dan juga peningkatan layanan berperan sama daripada manufaktur/sumber daya.
Anak muda Indonesia dan urbanisasi yang cepat serta pertumbuhan pendapatan kelas menengah telah memberikan kontribusi signifikan terhada kebangkitan ekonomi negara kita. Pada tahun 2030, Indonesia diharapkan menjadi tempat bagi 90 juta konsumen tambahan dengan daya beli yang cukup.

McKinsey menambahkan :
pertumbuhan kelas konsumer Indonesia lebih kuat daripada perekonomian dunia selain China dan India. Sebuah sinyal bisnis internasional dan investor peluang baru yang cukup besar.
Namun untuk memenuhi potensi ekonomi, Indonesia harus mengatasi proteksionisme kronis, over-regulasi dan infrastruktur buruk yang sering membuat frustasi dan menahan kembali pertumbuhan ekonomi, katanya.

Pada saat yang sama, para kritikus menyatakan korupsi sebagai satu hambatan utama dalam pertumbuhan ekonomi.

(Disadur dari www.economywatch.com)


Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Image and video hosting by TinyPic
Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1435 H » Sayonara Windows XP, Budget untuk upgrade 2D CAD Anda bisa dihemat dengan DraftSight(gratis) » Follow @komiteSUGAS on twitter » Butuh informasi harga dan promo SolidWorks? Silakan hubungi 0812 793 8021 / anton@arismadata.com » Order kemeja SUGAS bisa melalui SMS 085 640 253592